Tabloid Crypto – BOOM! Pasar kripto kembali diguncang. Liquidasi besar-besaran Bitcoin dan aset kripto lainnya memicu penurunan tajam di seluruh pasar. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi mencapai ratusan juta dolar, dengan Bitcoin menjadi korban utama.
Harga BTC sempat anjlok lebih dari 3-4% dalam waktu singkat, menekan level support penting dan memicu efek domino ke altcoin. Data dari Coinglass menunjukkan likuidasi long position mendominasi, artinya trader yang bertaruh naik harga terkena pukulan keras.
Tabloid Crypto pantau langsung: ini menjadi salah satu sesi likuidasi terbesar dalam beberapa minggu terakhir, memperburuk sentimen di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah yang masih membayangi.
Apa Penyebab Liquidasi Massal Bitcoin Hari Ini?
Beberapa faktor utama yang memicu gelombang likuidasi ini:
- Ketegangan Geopolitik Timur Tengah — Ultimatum Trump ke Iran membuat investor kabur ke aset aman (risk-off), menekan harga Bitcoin dan risk assets lainnya.
- Leverage Tinggi di Pasar — Banyak trader menggunakan margin dan futures dengan leverage tinggi. Begitu harga turun, cascading liquidation langsung terjadi.
- Pengujian Support Teknikal — BTC sedang menguji zona support krusial di kisaran $68.000 – $67.000. Jebolnya level ini memicu stop-loss massal.
- Outflow dari Bitcoin ETF — Beberapa laporan menunjukkan outflow sementara dari spot Bitcoin ETF, menambah tekanan jual.
Akibatnya, pasar derivatif panas. Total likuidasi crypto dalam 24 jam mencapai angka yang setara dengan ratusan miliar rupiah.


Baca Juga : MARA Geger! Jual 15.133 BTC Senilai $1,1 Miliar untuk Bayar Utang, Hutang Turun 30%
Dampak ke Pasar Kripto Secara Keseluruhan
Saat Bitcoin turun karena likuidasi, hampir semua altcoin ikut merah. Ethereum, Solana, dan token DeFi mencatat penurunan serupa, meski beberapa altcoin lebih tahan karena dominasi BTC yang meningkat.
Di Indonesia, komunitas trader ramai membahas di grup Telegram dan X. Banyak yang bertanya apakah ini kesempatan “buy the dip” atau awal dari koreksi lebih dalam.


Analisis Teknikal Singkat
- BTC saat ini bertahan di zona $67.000 – $68.500.
- Support kuat berikutnya berada di $65.000 – $66.000.
- Resisten terdekat ada di $70.000 – $71.000.
- RSI menunjukkan kondisi oversold, yang sering menjadi sinyal potensi rebound jika sentimen geopolitik mereda.


Kesimpulan
Liquidasi massal Bitcoin yang mendorong pasar kripto turun tajam hari ini adalah pengingat keras bahwa pasar tetap sangat sensitif terhadap leverage tinggi dan isu eksternal seperti geopolitik. Meski Bull Run 2026 masih berpotensi berlanjut, event cascading liquidation seperti ini bisa terjadi kapan saja dan menyebabkan kerugian besar bagi trader over-leveraged.
Bagi investor jangka panjang: ini bisa menjadi peluang akumulasi jika support utama bertahan. Bagi trader: kurangi leverage, kelola risiko dengan ketat, dan hindari FOMO atau panic sell. (redtc)
Baca Juga : Metaplanet Gila! Luncurkan Kartu Cashback Bitcoin 1,6% Khusus Shareholder
Tabloid Crypto akan terus update perkembangan harga Bitcoin, volume likuidasi, dan situasi pasar kripto secara real-time.
Disclaimer: Artikel ini bukan saran investasi atau financial advice. Harga kripto sangat volatil dan likuidasi bisa terjadi sewaktu-waktu. Selalu lakukan DYOR dan hanya gunakan uang yang siap Anda hilang.
5 FAQ Liquidasi Massal Bitcoin
1. Apa yang dimaksud dengan liquidasi massal di pasar kripto? Liquidasi massal terjadi ketika posisi trader leveraged dipaksa ditutup karena harga bergerak berlawanan dengan prediksi, memicu efek domino penurunan harga lebih lanjut.
2. Berapa besar likuidasi yang terjadi hari ini? Total likuidasi crypto mencapai ratusan juta dolar dalam 24 jam, dengan sebagian besar berasal dari posisi long Bitcoin.
3. Mengapa liquidasi ini terjadi sekarang? Kombinasi ketegangan geopolitik Timur Tengah, leverage tinggi di pasar, dan pengujian support teknikal BTC memicu cascading liquidation.
4. Apakah ini akhir dari Bull Run Bitcoin 2026? Belum. Ini lebih ke koreksi sementara akibat sentimen risk-off. Jika support $67.000 bertahan, peluang rebound tetap terbuka lebar.
5. Apa yang harus dilakukan investor saat melihat liquidasi massal? Kurangi atau hindari leverage tinggi, pantau support krusial, siapkan strategi DCA jika harga terus turun, dan jangan panic sell aset fundamental kuat.













Response (1)