MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Bitcoin Mengalahkan Emas Dalam Pertempuran Safe Haven

Bitcoin Mengalahkan Emas Dalam Pertempuran Safe Haven

Ilustrasi Bitcoin dan Emas

TABLOID CRYPTO – Karena harga Bitcoin mendekati level harga 59K, nilainya tampak menjadi relatif terhadap emas mendekati puncak paling tinggi sepanjang masa. Mungkin menjadi sebuah isyarat bahwa munculnya aset penyimpanan nilai yang baru dan disukai. Ketika diukur terhadap emas, harga Bitcoin mencapai level 34,94 ons pada hari Selasa kemarin. perbandingkan BTC/Emas berada di puncak paling tinggi pada 13 Maret kemarin di 35,35 tepat ketika harga BTC berada di 61K.

Nilai Bitcoin relatif terhadap emas telah naik lebih dari dua kali lipat selama tiga bulan ini. Pertumbuhan telah terjadi sampai tujuh kali lipat sejak Oktober 2020 kemarin. Emas berjangka sementara mengalami penurunan di bawah level harga 1.700 per ons. Sementara itu harga paling rendah berada di 1,676,50 membuat tanda titik paling rendah tiga pekan yang baru. Sejak mencapai puncaknya pada 2050, emas batangan telah turun sampai 18%.

Catatan Keuntungan Emas Lebih Rendah

Tahun 2020 merupakan tahun yang besar bagi emas. Karena logam mulia ini mencapai puncak tertinggi paling baru sepanjang masa terhadap Dolar AS di atas 2000 per troy ounce. Bull mengakhiri tahun 2020 dengan mencatatkan keuntungan sampai 22%. Sayangnya itu tidak bisa dibandingkan dengan keuntungan yang dicatatkan oleh Bitcoin dengan mencatatkan pengembalian tahunan mencapai 265%.

Dengan adanya paket bantuan $1,9 beberapa waktu terakhir telah memicu kekhawatiran inflasi yang berlebihan. Aset seperti emas dan Bitcoin jika menilai dari teori akan berkinerja dengan baik karena investor melakukan lindung nilai atas taruhan mereka terhadap penurunan nilai Dolar AS. Tapi naiknya imbal hasil obligasi Treasury AS mungkin telah mengambil banyak dari kilauan emas.

Beberapa orang seperti McGlone menilai bahwa emas telah kehilangan pijakannya ke Bitcoin dalam pertempuran aset safe haven. Awal bulan kemarin dia berpendapat dengan mengatakan bahwa:

“Emas akan selalu mendapat tempat dalam koleksi perhiasan dan koin, tetapi sebagian besar indikator menampilkan laju percepatan Bitcoin yang menggantikan logam mulia sebagai aset penyimpanan nilai dalam portofolio investor.”

JPMorgan yang pernah vokal mengkritik Bitcoin juga mengklaim bahwa aset itu telah memakan banyak pangsa pasar emas. Narasi emas digital juga terus meningkat apalagi setelah acara empat tahunan yaitu Halving BTC.

 

Sumber : id.investing.com