Harga Bitcoin Hingga Dogecoin Merosot Gara-Gara Dukungan Negara Berkurang

oleh -70 Dilihat
2038220251p

indodax bitcoin indonesia blotspot dot coms
TABLOID CRYPTO – Harga Bitcoin merosot 7% ​​bisa menuju ke bawah US$ 35.000 pada Jumat (28/5). Krisis crypto sudah terjadi sejak minggu lalu karena pedagang bersiap untuk volatilitas baru selama akhir pekan yang panjang.

Harga Bitcoin pada Jumat turun 7,03% menjadi US$ 35.846 per BTC. Sedangkan harga Dogecoin menurun 7,52% di US$ 0,3115 per DOGE.

Harga seluruh token digital terpukul ketika Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda ikut skeptis tentang kegunaan industri kripto di dunia nyata. Sekarang, pemain ritel diatur untuk mendominasi sesi perdagangan yang akan datang dengan volume pertukaran yang biasanya tipis.

BACA JUGA : Nasib Crypto, Disayang Trader, Dilarang Negara

“Melihat keresahan di pasar crypto, ada kemungkinan kita melihat perdagangan akhir pekan sibuk di Bitcoin dan cryptocurrency lainnya,”  kata Ipek Ozkardeskaya, Analis Senior Swissquote seperti dikutip Bloomberg.

Harga Bitcoin melonjak 10% Sabtu lalu, tapi turun 18% keesokan harinya.

Kerugian Bitcoin dipercepat sebelum akhir pekan liburan AS. “Sebagian besar perdagangan bersifat spekulatif dan volatilitas luar biasa tinggi,” kata Kuroda dalam sebuah wawancara Kamis. Itu hampir tidak digunakan sebagai alat penyelesaian.

Kuroda bergabung dengan Gubernur bank sentral yang meragukan Bitcoin. Namun, Bitcoin sedikit berubah untuk minggu itu, setelah aksi jual 44% dari puncak bulan April sebesar US$ 63.000.

Lebih luas lagi, ancaman regulasi yang lebih ketat terus menjadi hambatan sentimen pasar crypto. China dan Iran telah menindak operasi penambangan Bitcoin karena menggunakan terlalu banyak listrik dan ada spekulasi bahwa pembuat kebijakan AS dapat meningkatkan pengawasan keuangan mengingat ukuran pasar yang semakin besar dan volatilitas yang intens.

BACA JUGA : Lagi Booming, Edukasi Aset Kripto dan Blockchain Perlu Digenjot

“Level teknikal harga Bitcoin bisa di US$ 30.000,” kata Ozkardeskaya. Jika menerobos di bawah level itu akan menjadi penegasan lebih lanjut dari pasar bearish yang diperpanjang.

“Volatilitas telah mereda minggu ini, tetapi mungkin tidak akan bertahan memasuki akhir pekan yang panjang,” tulis Edward Moya, analis pasar senior Oanda Corp., dalam sebuah riset seperti dikutip Bloomberg.

“Fase konsolidasi Bitcoin akan berlanjut, jika level US$ 37.000 melanggar momentum dan bisa menjadi sangat cepat,” ujar dia.

Sumber : investasi.kontan.co.id

1599719601191

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *