MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Hei Kripto Mania! Ini Nih yang Bikin Bitcoin Cs Hari Ini Melambung

Hei Kripto Mania! Ini Nih yang Bikin Bitcoin Cs Hari Ini Melambung

Bitcoin Cs Naik

Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo


TABLOID CRYPTO – Harga Bitcoin melonjak sekitar 4%. Kenaikan itu terjadi setelah CEO Tesla Elon Musk men-tweet bahwa dia sedang melakukan diskusi mengenai keberlanjutan koin digital.

Seperti pagi tadi Bitcoin naik 9,9% ke level US$ 38.617 atau setara Rp 535,32 juta (asumsi kurs Rp 14.300).

Melansir CNBC, Selasa (25/5/2021), Elon Musk memposting cuitan di Twitter tentang dirinya yang telah berdiskusi dengan penambang Bitcoin bahwa mereka berjanji akan menggunakan energi terbarukan untuk kegiatan penambangannya.

BACA JUGA : Yuk, Kenali Untung-Rugi Perdagangan Aset dan Mata Uang Kripto

Setelah cuitan tersebut dalam beberapa menit, harga Bitcoin melonjak hingga lebih dari $ 39.500. Secara keseluruhan, koin naik lebih dari 17% dalam 24 jam terakhir.

CEO Microstrategy Michael Saylor mengatakan dia mengadakan pertemuan dengan Elon Musk dan beberapa penambang Bitcoin lain. Pertemuan itu salah satunya mengarah pada pembentukan Dewan Pertambangan Bitcoin.

Seperti diketahui, Elon Musk telah menjadi tukang pompom utama dalam pasar cryptocurrency termasuk Bitcoin dalam setahun terakhir. Kicauan dan komentarnya seputar cryptocurrency sering membuat harga melonjak atau bahkan membuatnya anjlok.

Perusahaannya, Tesla, telah menyatakan membeli Bitcoin senilai US$ 1,5 miliar. Perusahaan juga akan menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran.

BACA JUGA : Pencinta Kripto, Ini Satu Lagi Kabar Buruk Dari China

Perusahaan kemudian menyatakan mendapatkan keuntungan bersih US$ 101 juta dari penjualan Bitcoin selama kuartal tersebut, membantu meningkatkan laba bersihnya ke rekor tertinggi pada kuartal pertama.n

Namun, hubungannya dengan koin digital berubah awal bulan ini. Elon Musk sempat mengatakan bahwa perusahaan menangguhkan kebijakan pembelian kendaraan menggunakan Bitcoin.

Alasannya karena khawatir penggunaan bahan bakar fosil yang berlebihan. Sebab aktivitas penambangan kripto membutuhkan listrik yang besar, sementara listriknya berasal dari bahan bakar fosil.

Sumber : finance.detik.com