MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Kripto Dogecoin ‘Ngamuk’ Naik 400%, Waspada Gelembung Meledak

Kripto Dogecoin ‘Ngamuk’ Naik 400%, Waspada Gelembung Meledak

Foto: Dogecoin

TABLOID CRYPTO – Dogecoin salah satu mata uang kripto sedang naik daun. Dogecoin (DOGE) mengalami kenaikan harga dan kini menjadi 10 mata uang digital teratas senilai US $ 40 miliar.

Dibuat pada 2013 oleh insinyur perangkat lunak Billy Markus dan Jackson Palmer, dogecoin digunakan sebagai alternatif yang lebih cepat tetapi menyenangkan untuk bitcoin. Sejak saat itu, komunitas online berkembang pesat.

Kini dogecoin pun memiliki total nilai pasar lebih dari $ 40 miliar, menurut situs data pasar crypto CoinGecko, dan bertambah lebih dari US $ 20 miliar dalam 24 jam terakhir.

Tidak hanya itu, pada Jumat (16/4) pagi, harganya naik 32 sen atau mencapai titik tertinggi sepanjang masa atau naik lebih dari dua kali lipat harganya dari hari yang lalu.

Ini bukan pertama kalinya dogecoin mengalami kenaikan yang liar. Seperti banyak cryptocurrency lainnya, ia memiliki kecenderungan perubahan harga yang tidak stabil.

Baca juga : Trending Cuy! Kripto ‘Elon Musk’ Dogecoin Terbang 106%

Pada tahun 2018, harga Dogecoin mulai naik seiring dengan kenaikan mata uang digital populer lainnya. Namun, di awal tahun ini, DOGE melejit karena antusiasme dari grup Reddit bernama SatoshiStreetBets.

Mirip dengan subreddit WallStreetBets, yang membantu memicu reli di saham GameStop pada awal 2021, SatoshiStreetBets bertujuan untuk menaikkan harga mata uang kripto.

Melansir CNBC, Dogecoin telah naik lagi dalam seminggu terakhir, mencapai 10 sen per koin untuk pertama kalinya pada hari Rabu (14/4). Ini meningkat drastis 400% dalam waktu tujuh hari terakhir.

Pada hari Jumat, seorang pengguna Reddit memposting gambar kepemilikan dogecoin mereka di aplikasi investasi Robinhood.

“Hai teman-teman, saya baru saja menjadi jutawan Dogecoin,” kata pengguna tersebut, menunjukkan saldo $ 1.081.441,29 di akun mereka.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan harga Dogecoin meroket.

Pertama, yakni ada debut Coinbase di bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, di mana pertukaran mata uang virtual AS pada hari Rabu lalu dalam Coinbase yang mencapai kapitalisasi pasar US$ 100 miliar.

Kegembiraan seputar debut Coinbase ini menyebabkan lonjakan harga Bitcoin dan Eter. Bitcoin mencapai rekor tertinggi, yakni lebih dari US$ 64.000 pada hari Kamis dan Ether sempat mencapai US$ 2.500 untuk pertama kalinya pada Jumat pagi.

Beberapa laporan mengaitkan reli DOGE juga readyviewed terkait dengan cuitan CEO Tesla Elon Musk. Musk memposting tweet yang mengatakan ‘DOGE Barking at the Moon’.

Kendati demikian, apa yang dilakukan Musk, menimbulkan kekhawatiran investor. Mereka menilai, cuitan Elon Musk bakal menggerakkan pasar, dan mendorong penurunan DOGE kemudian hari.

Baca juga : CEO Coinbase Masuk Lis Orang Terkaya Dunia Karena Kripto

Meroketnya harga Dogecoin juga menyebabkan kekhawatiran akan potensi gelembung di pasar mata uang kripto. Ini sama halnya dengan yang terjadi pada Bitcoin yang menjadi koin digital paling populer di dunia, dan terus naik berlipat ganda sejak awal 2021.

“Kebangkitan Dogecoin adalah contoh klasik dari teori bodoh yang lebih besar yang sedang dimainkan,” kata David Kimberley, seorang analis kepada CNBC.

“Orang-orang membeli cryptocurrency, bukan karena mereka pikir itu memiliki nilai yang berarti, tetapi karena mereka berharap orang lain akan menumpuk, menaikkan harga, dan kemudian mereka dapat menjual dan menghasilkan uang dengan cepat.”

Sumber : cnbcindonesia.com