MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Miliarder Kripto Beli Rumah Rp1,1 Triliun, Masuk Kamar Pakai Pemindai Retina

Miliarder Kripto Beli Rumah Rp1,1 Triliun, Masuk Kamar Pakai Pemindai Retina

Rumah mewah di Pacific Palisades. Foto: Simon Berlyn


TABLOID CRYPTO – Sebuah rumah mewah di Pacific Palisades terjual dengan harga USD83 juta atau Rp1,1 triliun (kurs Rp14.439). Pembelian properti tersebut memecahkan rekor transaksi di Westside, Los Angeles.

Dikutip Dirt, transaksi ini juga merupakan penjualan properti termahal kedua di California termahal pada 2021. Sebelumnya, ada transaksi di Malibu senilai USD87 juta yang tercatat pada Februari.

Namun, pembeli properti mewah ini dirahasiakan. Menurut beberapa sumber, pembelinya merupakan seorang miliarder kripto. Tak diketahui apakah rumah tersebut akan ditinggali atau tidak.

BACA JUGA : Aset Kripto Kompak Melesat, Harga Bitcoin Kembali ke Rp 600 Juta

Miliarder kripto tengah menjadi fenomena, tak hanya di pasar uang tetapi juga real estat. Pada Mei, rumah seharga USD28,5 juta (Rp411 miliar) di Hollywood Hills dibeli Olaf Carlson-Wee, karyawan pertama di Coinbase.

Tahun lalu, miliarder bitcoin terkenal Josh Jones, sekaligus pendiri pertukaran bitcoin terbesar di dunia membeli sebuah perkebunan di Brentwood seharga USD25,8 juta (Rp372 miliar).

Rumah di Pacific Palisades merupakan properti terbesar dan termegah di Los Angeles. Rumah tersebut berada di puncak bukit dengan atap yang dapat dibuka dan sejumlah fasilitas berteknologi tinggi lainnya.

Properti seluas 1.858 meter persegi tersebut mencakup enam kamar tidur dan 18 kamar mandi. Salah satu kamar utama di lantai atas hanya bisa diakses menggunakan pemindai retina, ala film James Bond.

Selain itu, kamar tidur utama menawarkan atap unik yang dapat dibuka yang menawarkan pemandangan langit berbintang, baik melalui sunroof atau melalui pelindung kaca.

BACA JUGA : Walau Berposisi Rugi Lebih Rp9 Triliun, MicroStrategy Akan Terus Beli Bitcoin (BTC)

Tak hanya itu, di bagian langit-langit dapat berfungsi ganda sebagai proyektor yang menampilkan film sambil bersantai di tempat tidur. Fasilitas lainnya termasuk smart hone dan sistem keamanan canggih.

Ada juga gudang anggur dan garasi dengan meja putar mobil yang berfungsi sebagai ruang dansa. Di luar, ada kolam dan ruangan luas yang digunakan untuk berpesta dan mampu menampung selusin tamu.

Properti ini sebelumnya dimiliki oleh Ardi Tavangarian yang membelinya pada 2013 dengan harga USD7,3 juta (Rp105 miliar). Setelah menjual rumah, Tavangarian beli properti bekas Elon Musk seharga USD61,9 juta (Rp983 miliar).

Sumber : medcom.id

Berlangganan Tabloid Crypto