MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Pedagang Kripto Klaim Investornya di RI Kalahkan Pasar Modal

Pedagang Kripto Klaim Investornya di RI Kalahkan Pasar Modal

Ilustrasi Koin Crypto


TABLOID CRYPTO – Booming investasi di aset kripto menunjukkan tanda pertambahan signifikan. Jumlah investor kripto yang naik signifikan, bahkan sudah melampaui investor di pasar modal tanah air.

Menurut data Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia, dari sebanyak 270 juta penduduk Indonesia, 5 juta di antaranya merupakan investor di aset kripto. Dilihat dari demografi investor, dari jumlah tersebut, sekitar 1 juta atau 20% merupakan kaum perempuan.

“Sejak kemunculan teknologi ini dan meluasnya dampak blockchain dan aset kripto, sejumlah wanita banyak yang telah memainkan peran utama dalam mengembangkan pengaruh global blockchain dan kripto,” kata COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan dalam paparannya, dikutip Jumat (30/4/2021).

Baca juga : Ada Kasus EDCCash, Bappebti: Waspada Penawaran Investasi Berkedok Aset Kripto

Sementara itu, jika dibandingkan dengan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sampai dengan Maret, investor pasar modal mencapai 4,84 juta, tumbuh 24,95% dari posisi akhir tahun 2020 sebanyak 3,88 juta investor.

Jumlah investor saham yang tercatat di C-BEST ada sebanyak 2,19 juta investor, naik 29,59% dari posisi akhir tahun 2020 yakni sebanyak 1,69 juta investor saham.

Seperti diketahui, belakangan ini aset kripto harganya naik signfikan terutama dipengaruhi masuknya perusahaan besar seperti Tesla yang mengumumkan pembelian US$1,5 miliar di Bitcoin. Perusahaan milik Elon Musk ini juga membolehkan pembelian mobil listrik dengan Tesla. Hal ini yang membuat orang berbondong-bondong berinvestasi di instrumen ini.

Baca juga : ‘Bitcoin Akan Selalu Jadi Emas, Sedangkan Ethereum Perak’, Kata Miliarder . . . .

Di Indonesia, nilai transaksi aset kripto cukup fantastis. Berdasarkan data CoinMarketCap misalnya, 4 perusahaan yang cukup aktif melakukan transaksi, volume transaksi Indondax mencapai US$ 166,62 juta (Rp 2,41 triliun) dalam sehari.

Selain itu, Zipmex, yang beroperasi di Australia, Singapura, dan Indonesia volume transaksinya mencapai US$69,25 juta (Rp 1,1 triliun. Triv, nilai transaksinya mencapai US$77,75 juta (Rp 1,3 triliun) dan Rekeningku.com nilai transaksinya mencapai US$34,44 juta (Rp 499,38 miliar).

Sumber : cnbcindonesia.com