MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Zipmex Ekspansi Bisnis Bitcoin dan Kripto di Indonesia

Zipmex Ekspansi Bisnis Bitcoin dan Kripto di Indonesia

Logo Zipmex Indonesia. Platform jual beli aset digital, Zipmex, ekspansi ke Indonesia.


TABLOID CRYPTO – Platform jual beli aset digital, Zipmex memperkenalkan dan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan aset digital terbaik dalam berinvestasi di Indonesia. Terlebih, investasi aset kripto di Indonesia, khususnya Bitcoin selama beberapa bulan terakhir berkembang sangat pesat.

Co-Founder dan CEO Zipmex Marcus Lim memilih Indonesia karena Indonesia memiliki pasar potensial yang besar dan merupakan target pasar yang strategis. Zipmex juga telah teregulasi sesuai dengan aturan dan regulasi pemerintah masing-masing negara.

BACA JUGA : Crypto Market Jatuh Lagi !! Donald Trump Ada Ngomong Apa Sih?? Elliot Wave Theory di Bitcoin !!

Zipmex, kata Lim, bekerja sebagai pemain regional dan beroperasi sesuai dengan regulasi yang ada masing-masing negara. “Di Indonesia misalnya, Zipmex telah teregulasi Bappebti dan Kominfo, sehingga pengguna tidak perlu khawatir ketika hendak berinvestasi aset kripto,” ujar Lim dalam keterangan resmi, Kamis (10/6).

Soal protokol keamanan, Zipmex juga bermitra dengan BitGo untuk memberikan dompet digital dengan asuransi hingga 100 juta dolar AS bagi seluruh pengguna. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Zipmex dalam memprioritaskan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna.

BACA JUGA : Dear Trader! 6 Fakta Ini Bukti Xi Jinping ‘Benci’ Bitcoin cs

Di tengah meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai aset digital, platform jual beli aset kripto juga turut bertumbuh. Untuk dapat memberikan yang terbaik bagi para pengguna, lanjut Lim, Zipmex menonjolkan inovasi dalam berbagai fiturnya juga menyiapkan aplikasi yang ramah pengguna, sehingga mudah digunakan.

Zipmex berusaha meruntuhkan berbagai hambatan untuk memudahkan masyarakat mencapai kebebasan finansial. “Komitmen ini kami wujudkan dengan menerapkan protokol keamanan yang kuat, demi menjaga efisiensi pertukaran aset digital,” kata Lim.

Sumber : republika.co.id