CZ Puji Otoritas AS Atas Penanganan Dampak Hack Binance $6,3 Miliar

oleh

TABLOID CRYPTO – Changpeng Zhao (CZ), co-founder dan mantan CEO Binance, secara terbuka memberikan apresiasi kepada otoritas penegak hukum Amerika Serikat atas peran mereka dalam menangani dampak peretasan besar yang menimpa exchange tersebut.

Dalam postingan di akun X-nya, CZ menyatakan bahwa lembaga penegak hukum AS, termasuk FBI, U.S. Secret Service (USSS), IRS, dan beberapa instansi lainnya, memberikan bantuan yang sangat penting. Bantuan tersebut mencakup pelacakan dana serta pembekuan aset yang dicuri.

“Mengapa Bitcoin Tidak Jatuh Lebih Dalam?”

CZ secara khusus menyoroti dampak terhadap harga Bitcoin. Ia mengatakan bahwa banyak pelaku pasar crypto mungkin belum menyadari bahwa salah satu alasan Bitcoin tidak mengalami penurunan yang lebih dalam pasca-hack adalah berkat intervensi cepat dari otoritas AS.

“A tweet can’t fully express our gratitude. Many crypto bros may not realize, a lot of the ‘why bitcoin didn’t drop more?’ credit goes to them,” tulis CZ.

Sebelumnya, Bitcoin sempat tertekan hingga menyentuh area $76.000-an setelah berita peretasan menyebar, disertai likuidasi yang mencapai lebih dari $1,5 miliar. Namun, penurunan tersebut tidak berlanjut lebih dalam seperti yang dikhawatirkan banyak pihak.

Baca Juga : FBI Sebut Kelompok Korea Utara di Balik Hack Binance $6,4 Miliar

Latar Belakang Insiden

Peretasan yang terjadi sekitar 29–30 Oktober 2026 menyebabkan kerugian sekitar $6,3 miliar, menjadikannya salah satu peretasan crypto terbesar dalam sejarah. FBI kemudian secara resmi mengaitkan serangan tersebut dengan kelompok peretas yang diduga terkait Korea Utara, yang dikenal sebagai TraderTraitor.

Binance sendiri telah menyatakan komitmen untuk menutup seluruh kerugian pengguna melalui dana SAFU, cadangan perusahaan, dan sumber daya lainnya. Hingga saat ini, sebagian besar aset yang terdampak telah berhasil diganti, dan layanan penarikan secara bertahap kembali dibuka.

Kesimpulan

Pernyataan CZ menandai momen penting di mana tokoh crypto besar secara terbuka mengakui peran penting kerja sama dengan otoritas tradisional dalam meredam dampak krisis. Di tengah spekulasi dan kekhawatiran pasar, bantuan pelacakan serta pembekuan dana dari lembaga AS dinilai membantu menjaga stabilitas harga Bitcoin dan membatasi kerusakan yang lebih luas.

Meski demikian, industri crypto tetap diingatkan bahwa ancaman keamanan dari kelompok peretas canggih masih menjadi tantangan serius ke depan.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan pernyataan publik Changpeng Zhao dan laporan media terpercaya. Bukan merupakan saran investasi. Harga cryptocurrency sangat volatil. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan. Tabloid Crypto tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang mungkin timbul.

Baca Juga : Trump: Hack Binance $6,3 Miliar Sedang Ditinjau, Regulasi Crypto Makin Mendesak

5 FAQ Seputar Pernyataan CZ dan Hack Binance

1. Apa yang dikatakan CZ tentang otoritas AS?
CZ berterima kasih kepada FBI, USSS, IRS, dan lembaga lainnya atas bantuan vital dalam melacak serta membekukan dana hasil peretasan.

2. Mengapa CZ menyebut “Bitcoin tidak jatuh lebih dalam”?
Menurutnya, intervensi cepat otoritas AS membantu membatasi tekanan jual dan mencegah penurunan harga BTC yang lebih parah.

3. Siapa yang diduga berada di balik peretasan Binance?
FBI mengaitkan serangan tersebut dengan kelompok peretas yang diduga terkait Korea Utara, dikenal sebagai TraderTraitor.

4. Berapa kerugian yang ditimbulkan?
Perkiraan kerugian mencapai sekitar $6,3 miliar, menjadikannya salah satu peretasan crypto terbesar yang pernah tercatat.

5. Apakah dana pengguna Binance aman?
Binance berkomitmen menutup seluruh kerugian pengguna dan telah mengganti sebagian besar aset yang terdampak.

Oleh : Tim Redaksi Tabloid Crypto

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *