Korea Selatan Desak Exchange Tingkatkan Cold Storage Usai Hack Binance $6,3 Miliar

oleh

TABLOID CRYPTO – Menyusul peretasan Binance yang merugikan sekitar $6,3 miliar, otoritas keuangan Korea Selatan bergerak cepat. Financial Services Commission (FSC) secara resmi mendesak bursa crypto domestik untuk meningkatkan proporsi aset pengguna yang disimpan di cold wallet (penyimpanan offline).

Dalam pertemuan darurat yang digelar Senin (2/11), FSC bersama Financial Supervisory Service, Financial Security Institute, Digital Asset eXchange Alliance (DAXA), serta perwakilan bursa utama meninjau dampak insiden Binance terhadap pasar crypto Korea Selatan.

Apa yang Diminta Regulator?

FSC menekankan pentingnya meningkatkan rasio cold storage di luar batas minimum yang sudah diatur undang-undang. Saat ini, aturan di Korea Selatan mewajibkan bursa menyimpan minimal 80% aset pengguna di cold wallet.

Namun, regulator menilai angka tersebut perlu ditingkatkan sebagai langkah pencegahan. Selain itu, FSC juga meninjau:

  • Kontrol akses sistem IT
  • Prosedur persetujuan dan penandatanganan penarikan wallet
  • Hak istimewa administrator
  • Sistem monitoring deposit dan withdrawal secara real-time

Bursa juga diminta memperkuat cadangan dana (reserves) dan meningkatkan personel respons insiden agar siap menghadapi serangan serupa.

Baca Juga : CZ Puji Otoritas AS Atas Penanganan Dampak Hack Binance $6,3 Miliar

Kondisi Cold Storage Bursa Korea Selatan Saat Ini

Data per akhir September menunjukkan variasi yang cukup signifikan:

  • Upbit: 99,17%
  • Bithumb: 94,76%
  • Coinone: sekitar 85%
  • Digital X (ex-Korbit): 82,79%
  • GOPAX: 80,54%

Sebagian besar bursa sudah memenuhi syarat minimum, tetapi FSC mendorong agar proporsi cold storage dinaikkan lebih tinggi lagi.

Mengapa Cold Storage Menjadi Fokus?

Peretasan Binance terjadi pada hot wallet yang terhubung internet. Sebagian besar dana berhasil dipindahkan dalam waktu singkat. Cold wallet yang offline dinilai jauh lebih sulit diganggu, meski tetap memerlukan prosedur keamanan yang ketat saat dipindahkan ke hot wallet untuk kebutuhan operasional.

Langkah Korea Selatan ini menunjukkan bahwa regulator di kawasan Asia semakin waspada setelah munculnya serangan berskala besar yang dikaitkan dengan kelompok peretas yang diduga terkait Korea Utara.

Kesimpulan

Desakan FSC kepada bursa crypto lokal menjadi sinyal kuat bahwa keamanan aset pengguna kini menjadi prioritas utama pasca-hack Binance. Meskipun aturan 80% cold storage sudah berlaku, regulator ingin standar yang lebih tinggi untuk meminimalkan risiko serangan serupa.

Bagi investor, perkembangan ini bisa menjadi pertanda positif bahwa otoritas Korea Selatan serius melindungi ekosistem crypto di negaranya. Namun, implementasi di lapangan tetap harus diawasi bersama.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan laporan resmi dan data publik. Bukan merupakan saran investasi. Harga cryptocurrency sangat volatil. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan. Tabloid Crypto tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang mungkin timbul.

Baca Juga : FBI Sebut Kelompok Korea Utara di Balik Hack Binance $6,4 Miliar

5 FAQ Seputar Kebijakan Cold Storage Korea Selatan

1. Apa yang diminta Korea Selatan kepada bursa crypto lokal?
FSC mendesak bursa untuk meningkatkan proporsi aset yang disimpan di cold wallet di luar batas minimum 80%.

2. Berapa batas cold storage yang berlaku saat ini di Korea Selatan?
Undang-undang mewajibkan minimal 80% aset pengguna disimpan di cold wallet.

3. Bursa mana yang sudah memiliki rasio cold storage tertinggi?
Upbit mencatatkan rasio tertinggi sekitar 99,17%, disusul Bithumb di 94,76%.

4. Mengapa cold storage dianggap lebih aman?
Cold wallet tidak terhubung internet, sehingga jauh lebih sulit diganggu oleh peretas dibanding hot wallet.

5. Apakah kebijakan ini terkait langsung dengan hack Binance?
Ya. Pertemuan darurat digelar khusus untuk meninjau dampak dan memperkuat keamanan setelah peretasan Binance senilai $6,3 miliar.

Oleh : Tim Redaksi Tabloid Crypto

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *