Pembiayaan Pakai Utang, Penambang Bitcoin Tertekan saat Tren Pasar Koreksi

oleh -81 Dilihat
Perdagangan Aset Kripto
ILUSTRASI Perdagangan aset kripto. (istimewa)

unnamed 1
Crypto News – Bear market atau pasar yang melemah pada 2022 berdampak pada penambang Bitcoin (BTC) secara yang lebih ekstrem dibandingkan penurunan sebelumnya.

Penambangan Bitcoin adalah tulang punggung ekosistem BTC, sehingga pemulihan penambang juga memberikan gambaran tentang pergerakan harga BTC serta kesehatan sektor kripto secara umum.

Baca Juga : Prediksi Bottom Bitcoin di Harga 13k? ft. Oscar Darmawan | CEO Indodax

Melansir Cointelegraph, Minggu (11/12/2022), penambang Bitcoin sedang berjuang di bearish market saat ini. Blockstream, penambang Bitcoin terkemuka baru-baru ini mengumpulkan dana yang terpangkas hingga 70 persen.

Profitabilitas penambangan Bitcoin dapat diukur dengan mengambil pendapatan penambang kilowatt per hour (kWh). Menurut seorang analis Bitcoin untuk Indeks Hashrate, Jaran Mellerud, , bear market penambangan BTC memiliki periode pendapatan berkelanjutan per kWh kurang dari USD 0,25.

Bear market yang pernah terjadi pada 2018 berlangsung hampir setahun, mengirim kWh ke bawah USD 0,12. Mengikuti tren turun, bull market pendek dimulai hingga bear market 2019 dimulai.

Menurut Mellerud, bear market 2019 menghasilkan pendapatan rendah sepanjang masa per kWh sebesar USD 0,083 dan bertahan selama 463 hari, sementara harga Bitcoin turun menjadi USD 5.000. Bear market pertambangan terbaru dimulai pada April 2022. Hingga 8 Desember, bear market terhitung telah berlangsung selama 225 hari dengan pendapatan minimal USD 0,108 per kWh.

Baca Juga : Mencermati Bitcoin Halving Day Serta Pengaruhnya pada Ekosistem Kripto Global

Perbedaan antara periode ini dan siklus sebelumnya adalah penambang sebagian besar dibiayai sendiri pada siklus sebelumnya. Sedangkan sekarang, ada banyak penambang yang mendanai pertumbuhan pesat mereka lewat utang. Pada puncaknya, saham penambangan Bitcoin mencapai nilai kumulatif lebih dari USD 17 miliar di bullish market pada 2021.

Bull market meningkatkan minat investor dan mendorong pertumbuhan saham pertambangan BTC meroket dari USD 2 miliar pada November 2020.

Sumber : liputan6.com

Berlangganan Tabloid Crypto
nabung crypto currency rekeningku 1
Cloud Hosting Indonesia

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *