Trump: Hack Binance $6,3 Miliar Sedang Ditinjau, Regulasi Crypto Makin Mendesak

oleh

TABLOID CRYPTO – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya membuka suara soal peretasan raksasa di Binance. Dalam konferensi pers di Oval Office hari Jumat (30/10), Trump mengonfirmasi bahwa pemerintah AS sedang meninjau kasus hack senilai sekitar $6,3 miliar yang mengguncang bursa kripto terbesar di dunia.

“Kami sedang melihat itu,” kata Trump saat ditanya apakah kelompok peretas dari Korea Utara terlibat. “Kami belum tahu pastinya, tapi kami sedang memeriksanya.”

Trump juga menyinggung sifat transaksi digital yang menurutnya lebih berisiko dibanding sistem tradisional. “Ini kan hack. Itu masalahnya. Dulu orang menandatangani cek, mengambil uang secara fisik. Sekarang orang tidak pernah melihat uangnya. Saya selalu merasa ini agak berbahaya.”

Meski demikian, Trump menambahkan bahwa pihak Binance mengklaim situasi sudah “cukup terkendali” dan berkomitmen mengembalikan dana pengguna.

Desakan Regulasi Makin Keras

Insiden ini langsung memicu desakan lebih kuat untuk aturan crypto yang lebih ketat di Amerika Serikat. Beberapa pihak, termasuk CEO The Digital Chamber, Cody Carbone, sudah mengirim surat ke pimpinan Kongres meminta agar CFTC segera diberi kewenangan lebih besar atas exchange crypto.

Ketua CFTC Michael Selig bahkan menilai peretasan ini “membuktikan poin” yang selama ini dia sampaikan soal pentingnya kerangka regulasi pasar crypto.

Baca Juga : Lazarus Group Korea Utara Diduga di Balik Peretasan Binance $6,3 Miliar

Ringkasan Situasi Hack Binance

  • Nilai aset yang terdampak: sekitar $6,3 miliar
  • Sekitar $3 miliar sudah berhasil dibekukan (terutama stablecoin)
  • Binance berjanji menutup seluruh kerugian dari dana perusahaan dan SAFU
  • FBI dan Secret Service sudah terlibat dalam investigasi
  • Beberapa firm analisis blockchain menunjuk ke kelompok yang terkait Korea Utara (TraderTraitor)

Binance sementara menghentikan penarikan dana sambil memperbaiki sistem keamanan, dan menargetkan layanan normal kembali dalam waktu dekat.

Kesimpulan

Pernyataan Trump menandakan bahwa kasus hack Binance bukan lagi sekadar masalah internal bursa, melainkan sudah masuk radar pemerintah AS. Desakan untuk regulasi yang lebih jelas semakin kencang, terutama soal keamanan exchange dan perlindungan pengguna. Di tengah tekanan pasar yang masih terasa, pernyataan Trump bisa menjadi sinyal bahwa perhatian Washington terhadap industri crypto semakin serius.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan laporan publik dari berbagai sumber media dan pernyataan resmi. Bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi finansial. Harga aset kripto sangat volatil dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan. Tabloid Crypto tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang mungkin timbul.

Baca Juga : Mahkamah Agung Thailand Resmi Akui Bitcoin sebagai Properti Legal! Putusan Bersejarah

5 FAQ Seputar Pernyataan Trump & Hack Binance

1. Apa yang dikatakan Trump soal hack Binance?
Trump mengatakan pemerintah AS sedang meninjau kasus tersebut dan belum bisa memastikan apakah Korea Utara terlibat. Ia juga menyebut Binance mengklaim situasi sudah “cukup terkendali”.

2. Apakah Trump menyalahkan Korea Utara?
Belum. Trump secara eksplisit mengatakan “kami belum tahu” dan “kami sedang melihat itu”.

3. Berapa nilai kerugian hack Binance?
Sekitar $6,3 miliar. Sekitar $3 miliar di antaranya sudah berhasil dibekukan.

4. Apakah Binance akan menanggung kerugian pengguna?
Ya. Binance sudah menegaskan akan menutup seluruh kerugian dari dana perusahaan dan dana cadangan SAFU.

5. Apakah pernyataan Trump akan mempercepat regulasi crypto di AS?
Banyak pihak menilai insiden ini memperkuat desakan agar Kongres segera mengesahkan aturan yang lebih jelas terkait exchange crypto.

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *