Bersiaplah! 3 Faktor Ini Akan Meningkatkan Harga Bitcoin di Desember

oleh -77 Dilihat
202206081330 main.cropped 1654670289 e1654703634349
Mata uang kripto nomor satu berdasarkan kapitalisasi pasarnya, Bitcoin. (Unsplash)

1599719601191
Tabloid Crypto – Para pelaku pasar cryptocurrency diharapkan untuk mengamati pola historis menjelang akhir tahun, yang menunjukkan kemungkinan bahwa bulan Desember akan menjadi bulan yang menguntungkan bagi Bitcoin (BTC).

Fyqieh Fachrur, trader Tokocrypto, memperkirakan bahwa BTC mungkin akan terus naik pada bulan Desember mendatang. Setelah menutup bulan Oktober dengan kenaikan 28,5%, diharapkan akan berakhir pada bulan November dengan kenaikan 7,18%.

Baca Juga : Harga Kripto Turun! Investor Kripto Bingung!

“Menganalisis musiman BTC, menjadi jelas bahwa jika bulan Oktober dan November ditutup dengan positif, maka bulan Desember cenderung mengikutinya, karena data historis menunjukkan pola serupa selama satu dekade terakhir”, kata Fyqieh, Kamis (29/11).

Fyqieh menjelaskan bahwa pada tahun 2015, setelah penutupan Oktober dan November dengan imbal hasil positif 33,1% dan 19,8%, BTC melonjak sebesar 14,1% pada bulan Desember. Tahun 2016 dan 2017, juga menunjukkan peningkatan yang luar biasa, dengan imbal hasil positif sebesar 29,2% dan 38,8% masing-masing di bulan Desember.

Namun, setelah kenaikan 28,1% dan 42,9% pada bulan Oktober dan November 2020, Bitcoin melonjak sebesar 47,8% pada bulan Desember, menunjukkan tren historis yang konsisten, dan pola ini diharapkan akan terulang pada tahun 2023.

Faktor Yang Mendorong

Selain fakta historis, Fyqieh mengungkapkan bahwa ada sejumlah alasan yang dapat mendorong harga BTC naik di bulan Desember.

Pertama dan terpenting, perhatian pelaku pasar tetap akan terfokus pada pembaruan berita terkait ETF Bitcoin spot.

Ia mengatakan bahwa spekulasi tentang ETF Bitcoin spot masih kuat. Menurutnya, jika disetujui di Januari 2024, itu dapat berdampak besar pada harga BTC karena menimbulkan FOMO di kalangan investor retail.

Kedua, sikap optimistis Federal Reserve akan sangat penting karena kondisi makroekonomi.

Dia menyatakan, “Investor mungkin lebih cenderung untuk mengalokasikan dana ke aset-aset berisiko, termasuk Bitcoin, jika positif akan ada pelemahan dolar AS.”

Ketiga, kapitalisasi pasar stablecoin Tether (USDT) meningkat.

Ia menganggap ini sebagai bukti tambahan bahwa investor institusional beralih ke stablecoin dan mungkin mengubahnya menjadi kripto lain seperti BTC.

Baca Juga : Sri Mulyani Mengkritik Raja Kripto dan Ungkap Sisi Gelap Teknologi Digital

Analisis Metode

Analisis teknikal menunjukkan bahwa harga Bitcoin terus-menerus gagal melampaui zona resistensi antara US$ 38.825 dan US$ 38.942 sejak menembus resistensi di sekitar US$ 35.400. Selain itu, Bitcoin telah menemukan basis dukungan yang kuat pada level yang sama seperti sebelumnya, yang menunjukkan bahwa penembusan mungkin akan terjadi.

Karena harga sedang menuju kisaran tinggi di sekitar US$ 37.991, BTC berusaha untuk bertahan di atas US$ 38.000. Akibatnya, akhir pekan mendatang mungkin sangat signifikan dan mungkin berdampak besar pada penutupan tahunan, kata Fyqieh. (red/tc)

Berlangganan Tabloid Crypto

Luno Banner1 jpg

NAGA INTERIOR Banner 1 1 scaled

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *