Inggris Perketat Aturan Stablecoin: Bank Sentral Siapkan Mekanisme Pengawasan Baru yang Bikin Industri Khawatir

oleh
Ilustrasi

Tabloid Crypto – Bank of England (BoE) kembali menjadi pusat perhatian setelah merilis proposal terbaru mengenai kerangka pengawasan stablecoin di Inggris. Meski memberikan ruang lebih besar untuk inovasi dibanding rancangan sebelumnya, regulator tetap memasang sejumlah batasan yang dinilai terlalu konservatif oleh industri kripto.

Dalam dokumen konsultasi yang diterbitkan tahun ini, BoE menyatakan bahwa stablecoin berdenominasi sterling dapat memiliki peran penting dalam ekosistem pembayaran masa depan. Namun, potensi risiko sistemik membuat regulator bersikap sangat berhati-hati.

Regulasi Baru: Peluang dan Tantangan

BoE memberikan beberapa poin penting yang akan menjadi landasan regulasi stablecoin:

1. Penerbit Stablecoin Sistemik Akan Diatur Ketat

Stablecoin yang memiliki potensi digunakan secara luas sebagai alat pembayaran — seperti untuk transaksi ritel sehari-hari — dianggap sebagai “sistemik”. Penerbit kategori ini akan mendapatkan pengawasan langsung dari BoE.

2. Batas Kepemilikan untuk Pengguna dan Perusahaan

BoE mengusulkan batas maksimum kepemilikan stablecoin untuk mencegah risiko outflow dari sektor perbankan tradisional:

  • Individu: maksimal £20.000

  • Perusahaan: maksimal £10 juta

Langkah ini menuai kritik dari industri karena dianggap membatasi adopsi dan utilitas stablecoin.

3. Aset Cadangan Lebih Fleksibel tapi Tetap Terjaga

Penerbit stablecoin diizinkan menyimpan aset cadangan dalam bentuk:

  • Surat utang pemerintah jangka pendek

  • Rekening tanpa bunga di bank sentral

BoE juga mempertimbangkan akses likuiditas darurat (liquidity backstop) bagi penerbit besar.

4. Stablecoin Non-Sistemik Akan Diatur FCA

Stablecoin yang penggunaannya lebih kecil tidak berada di bawah pengawasan BoE, melainkan Financial Conduct Authority (FCA).

Baca Juga : JPMorgan: Bitcoin (BTC) Lebih Murah dan Berpotensi Tinggi Dibanding Emas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Industri Kripto Nilai Aturan Terlalu Ketat

Meski kerangka regulasi yang lebih jelas dianggap sebagai kabar baik, industri kripto menyebut BoE masih bersikap “super konservatif”.

  • Batas kepemilikan dianggap bisa menghambat penggunaan stablecoin untuk pembayaran digital skala besar.

  • Regulasi ketat dapat membuat penerbit stablecoin global enggan menjadikan Inggris sebagai basis operasi.

  • Kekhawatiran muncul terkait mekanisme penegakan batas kepemilikan mengingat stablecoin dapat diperdagangkan di luar sistem resmi.

Namun demikian, jalur likuiditas dari BoE dan izin menyimpan cadangan pada instrumen pemerintah dianggap sebagai langkah maju.

Apa Dampaknya bagi Ekosistem Stablecoin?

Jika regulasi diberlakukan:

  • Inggris berpotensi menjadi negara dengan kerangka stabilitas finansial terkuat untuk stablecoin.

  • Institusi keuangan besar lebih mungkin ikut terlibat dalam penerbitan stablecoin.

  • Konsumen bisa merasakan stablecoin dengan dukungan regulator tingkat tinggi, meningkatkan rasa aman.

Namun bagi inovasi kripto:

  • Batasan kepemilikan bisa membuat stablecoin kurang menarik untuk solusi pembayaran masif.

  • Penerbit internasional mungkin memilih pindah ke yurisdiksi yang lebih longgar.

Posisi Inggris kini berada di antara kehati-hatian dan ambisi menjadi pusat inovasi finansial global.

Kesimpulan

Pendekatan BoE terhadap stablecoin mencerminkan upaya menyeimbangkan inovasi dengan stabilitas. Inggris ingin membuka pintu bagi stablecoin dalam sistem pembayaran, tetapi tetap menjaga agar risiko sistemik tidak membesar.

Industri kripto menyambut baik beberapa perubahan positif, namun tetap menilai regulasi ini berpotensi memperlambat laju adaptasi teknologi blockchain di sektor finansial tradisional. Bagaimanapun, keputusan akhir BoE akan menjadi patokan penting bagi negara lain dalam mengatur stablecoin secara komprehensif. (redtc)

Baca Juga : Google Tambahkan Fitur Prediksi Kripto di Hasil Pencarian: Langkah Strategis Masuk ke Dunia Web3

FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa tujuan utama BoE mengatur stablecoin?

Untuk memastikan penggunaan stablecoin tidak menimbulkan risiko sistemik bagi stabilitas keuangan Inggris.

2. Mengapa ada batas kepemilikan stablecoin bagi individu dan bisnis?

BoE ingin mencegah dana besar pindah dari bank tradisional ke stablecoin secara cepat, yang dapat mengganggu likuiditas perbankan.

3. Apakah semua stablecoin berada di bawah pengawasan BoE?

Tidak. Hanya stablecoin sistemik. Stablecoin non-sistemik diawasi FCA.

4. Mengapa industri kripto menganggap regulasi ini terlalu ketat?

Karena batas kepemilikan dan persyaratan cadangan dianggap dapat menghambat adopsi dan inovasi.

5. Apa dampak regulasi ini bagi pengguna stablecoin?

Pengguna mungkin mendapat lebih banyak perlindungan, tetapi dengan batasan tertentu dalam jumlah kepemilikan.

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *