ORDI Meledak Tajam! Harga Naik 12,8% dalam 24 Jam, Volume $89 Juta Banjir – BRC-20 King Kembali Panas

oleh
Ilustrasi

Tabloid CryptoBRC-20 King kembali mengamuk! Token ORDI (ORDI) sedang menjadi primadona pasar setelah harganya melonjak 12,8% dalam 24 jam terakhir, disertai lonjakan volume trading yang sangat besar mencapai $89 juta.

Dengan harga saat ini sekitar $32,07, ORDI berhasil mencatat market cap $674 juta dan fully diluted valuation $674 juta. Token asli dari protokol BRC-20 di Bitcoin ini tiba-tiba kembali jadi sorotan, dengan antusiasme tinggi dari komunitas yang melihat ORDI sebagai simbol kekuatan ekosistem Bitcoin Ordinals.

Lonjakan ini menandakan bahwa minat terhadap token BRC-20 masih sangat kuat, meski pasar kripto secara keseluruhan sedang dalam fase konsolidasi.

Apa Itu ORDI dan Mengapa Kembali Naik?

ORDI adalah token BRC-20 pertama yang diluncurkan di jaringan Bitcoin melalui protokol Ordinals. Proyek ini bertujuan menjadi “blue chip” di ekosistem Bitcoin layer-1, dengan fokus pada:

  • Ordinal Theory — Menjadikan satoshi (unit terkecil Bitcoin) sebagai NFT unik.
  • BRC-20 Standard — Standar token fungible di atas Bitcoin yang mirip ERC-20 di Ethereum.
  • Ekosistem Ordinals — Mendukung pembuatan, trading, dan koleksi aset digital langsung di blockchain Bitcoin.

Keunggulan utama ORDI adalah keamanan dan desentralisasi Bitcoin yang jauh lebih tinggi dibandingkan token di chain lain, meski dengan keterbatasan skalabilitas.

Baca Juga : Warga AS Jadi Korban Penipuan Kripto Berbasis Iran! Rugi Miliaran Dolar, Modusnya Semakin Canggih

Faktor Pendorong Lonjakan Harga ORDI

Beberapa alasan yang mendorong kenaikan ORDI kali ini:

  • Narasi Bitcoin Ordinals & BRC-20 yang kembali hangat setelah periode tenang.
  • Volume trading yang melonjak tajam, menunjukkan minat spekulan dan holder yang kuat.
  • Sentimen positif di komunitas Bitcoin yang melihat ORDI sebagai proyek ikonik layer-1.
  • Potensi listing dan exposure yang lebih luas di exchange besar.

Namun, seperti kebanyakan token BRC-20, volatilitasnya tetap ekstrem dan rentan terhadap pergerakan cepat naik-turun.

Dampak ke Pasar Kripto Indonesia

Di Indonesia, token BRC-20 dan proyek Ordinals semakin populer di kalangan trader ritel yang mencari alternatif selain Ethereum-based token. Lonjakan ORDI ini langsung ramai dibahas di grup trading lokal, banyak yang melihat ini sebagai peluang di ekosistem Bitcoin yang sedang berkembang.

Kesimpulan

ORDI berhasil mencuri perhatian pasar dengan kenaikan harga 12,8% dalam 24 jam dan volume trading yang sangat kuat. Sebagai token BRC-20 pertama dan paling ikonik, ORDI terus membuktikan bahwa ekosistem Bitcoin Ordinals masih memiliki daya tarik besar di tengah dominasi chain lain.

Meski performanya impresif, investor harus ingat bahwa token BRC-20 memiliki volatilitas tinggi dan risiko yang tidak kalah besar. Selalu lakukan riset mendalam sebelum terjun ke token baru atau proyek layer-1 Bitcoin. (redtc)

Baca Juga : Analyst Bilang Situasi Bitcoin Saat Ini Mirip 2014! Apa yang Terjadi Dulu dan Bagaimana Nasib BTC Sekarang?

Tabloid Crypto akan terus memantau pergerakan ORDI, volume trading, dan perkembangan ekosistem BRC-20. Apakah ini awal dari rally BRC-20 berikutnya? Waktunya akan menjawab!

Disclaimer: Artikel ini bukan saran investasi. Token BRC-20 sangat volatil dan berisiko tinggi. Selalu lakukan DYOR (Do Your Own Research) dan hanya investasikan uang yang siap Anda hilang.

5 FAQ ORDI (ORDI) Token

1. Apa itu ORDI dan di jaringan mana? ORDI adalah token BRC-20 pertama di jaringan Bitcoin yang dibuat menggunakan protokol Ordinals.

2. Berapa kenaikan harga ORDI dalam 24 jam terakhir? Harga naik 12,8% dalam 24 jam dengan volume trading mencapai $89 juta.

3. Apa keunggulan utama ORDI dibandingkan token lain? Keamanan dan desentralisasi Bitcoin yang jauh lebih tinggi, meski skalabilitasnya masih terbatas.

4. Apakah ORDI aman untuk dibeli? Secara teknis aman sebagai token BRC-20, tapi tetap berisiko tinggi karena volatilitas ekstrem. Lakukan riset sendiri.

5. Apa target harga ORDI selanjutnya? Belum ada target pasti karena sangat spekulatif. Trader biasanya memantau resistance berikutnya dan volume trading.

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *