Tabloid Crypto – Gonjang-ganjing politik ekonomi Amerika Serikat kembali memanas setelah laporan menyebut bahwa mantan Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan Kevin Hassett, mantan penasihat ekonominya, sebagai calon Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya.
Kabar ini langsung menjadi pusat perhatian investor global, mengingat The Fed merupakan institusi penentu kebijakan suku bunga, inflasi, dan arah ekonomi AS sekaligus memiliki pengaruh besar terhadap aset berisiko, termasuk saham dan kripto.
Menurut laporan tersebut, Hassett dipandang sebagai sosok yang memiliki pandangan lebih dovish dibandingkan kebijakan agresif The Fed saat ini. Ini menjadi sinyal penting bagi pasar obligasi, aset finansial, dan sektor kripto yang sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga.
Profil Kevin Hassett: Ekonom Pro-Pasar yang Dekat dengan Trump
Kevin Hassett adalah nama yang tidak asing di lingkaran ekonomi Washington:
-
Mantan Ketua Council of Economic Advisers (CEA) di era Trump
-
Ekonom konservatif dengan fokus pada pertumbuhan dan kebijakan supply-side
-
Pendukung kuat pemangkasan pajak dan penurunan regulasi
-
Lebih pro-pasar dibandingkan Jerome Powell
Pemilihan kandidat yang lebih dekat secara ideologis dengan Trump dinilai sebagai upaya mengubah arah kebijakan moneter AS yang dianggap terlalu ketat dalam dua tahun terakhir.
Baca Juga : Kepercayaan Institusional Kembali ke Kripto: Inflow ETF Bitcoin Menunjukkan Arah Positif
Pasar Memperhatikan: Apa Arti Hassett bagi Kebijakan Suku Bunga?
Jika Hassett benar ditunjuk, analis memperkirakan beberapa perubahan arah kebijakan:
1. Potensi Penurunan Suku Bunga Lebih Cepat
Hassett dikenal lebih terbuka terhadap kebijakan pelonggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
2. Inflasi Bisa Diperlakukan Lebih Lunak
Di saat Powell fokus menurunkan inflasi hingga 2%, Hassett bisa menekankan pada stabilitas pertumbuhan meskipun inflasi sedikit lebih tinggi.
3. Aset Berisiko Bisa Mendapat Angin Segar
Pasar saham dan kripto biasanya merespons positif pada kebijakan dovish.
4. Ketidakpastian Politik Bisa Tetap Tinggi
Penunjukan yang terlalu politis sering menimbulkan kekhawatiran soal independensi bank sentral.
Respons Pelaku Pasar: Antara Optimisme dan Kekhawatiran
Reaksi pasar terbelah.
📉 Kekhawatiran:
-
Risiko The Fed terlalu longgar
-
Inflasi kembali naik
-
Pasar obligasi tertekan
📈 Optimisme:
-
Suku bunga bisa turun lebih cepat
-
Likuiditas kembali mengalir ke saham & kripto
-
Pertumbuhan ekonomi bisa kembali stabil
Beberapa pengamat menilai bahwa jika Trump kembali berkuasa dan menunjuk Hassett, pasar kripto akan menjadi salah satu sektor yang paling cepat merespons positif.
Kesimpulan
Kabar bahwa Kevin Hassett menjadi kandidat kuat Ketua The Fed versi Trump membawa dampak besar bagi sentimen pasar global. Dengan posisi krusial sebagai penentu arah kebijakan moneter, keputusan ini akan memengaruhi inflasi, suku bunga, dan dinamika aset berisiko.
Meskipun belum resmi, diskusi ini sudah cukup membuat pasar mulai menghitung ulang risiko dan peluang. Jika Hassett dipilih, pasar bisa menyambut kebijakan yang lebih dovish meskipun dibayangi kekhawatiran terhadap keberlanjutan stabilitas inflasi. (redtc)
Baca Juga : JPMorgan Ubah Haluan: Dari Pengkritik Kripto ke Pemain Aktif, Apa Artinya bagi Bitcoin & Industri?
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Siapa Kevin Hassett?
Ia adalah mantan Ketua Council of Economic Advisers di era Donald Trump serta ekonom konservatif pro-pertumbuhan.
2. Apa dampak Hassett jika menjadi Ketua The Fed?
Potensi pelonggaran kebijakan moneter lebih cepat, termasuk percepatan penurunan suku bunga.
3. Bagaimana reaksi pasar terhadap kabar ini?
Beragam: investor aset berisiko cenderung optimistis, sementara pasar obligasi lebih berhati-hati.
4. Apakah ini sudah resmi?
Belum. Ini masih berupa laporan dan pertimbangan internal.
5. Bagaimana kabar ini memengaruhi pasar kripto?
Kebijakan dovish biasanya mendukung reli kripto karena likuiditas meningkat.













Response (1)