MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Bappebti Ungkap Sejumlah Penghimpunan Dana Masyarakat Berkedok Perdagangan Aset Kripto

Bappebti Ungkap Sejumlah Penghimpunan Dana Masyarakat Berkedok Perdagangan Aset Kripto

Ilustrasi aset kripto. REUTERS


Crypto News – Kementerian Perdagangan mengungkapkan saat ini terdapat beberapa entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto tanpa memiliki persetujuan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

“Setelah kami lakukan identifikasi, pengawasan, dan pengamatan, kami menemukan bahwa entitas tersebut menerapkan skema member get member untuk merekrut anggota baru,”ucap Plt. Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko melalui keterangan tertulis pada Kamis, 3 November 2022.

Bappebti menyatakan akan bertindak tegas terhadap entitas yang melakukan penghimpunan dana masyarakat berkedok perdagangan aset kripto itu. Tujuannya untuk memberikan perlindungan dan mencegah potensi kerugian masyarakat akibat pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga : Ada Kabar Buruk Bagi Pecinta Kripto Indonesia, Berani Baca?

Menurut Didid, entitas tersebut mengiming-imingi keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading yang dilakukan. Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, mereka harus merekrut anggota baru sebagai downline mereka. Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi. Selanjutnya, anggota tersebut juga akan mendapatkan komisi dari keuntungan trading yang dilakukan anggota baru. Ia menilai skema itu telah berlaku untuk beberapa generasi.

Modus penghimpunan dana masyarakat berkedok aset kripto itu, menurutnya, dilakukan dengan cara sedemikian rupa yang dikemas dengan agama, kegiatan amal, kegiatan sosial, dan sebagainya. “Masyarakat awam tentu akan mudah terpengaruh untuk ikut dalam investasi jika penawaran dilakukan dengan cara tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan penelusuran Bappebti, para anggota dari entitas tersebut sangat gencar mempromosikan penawaran trading aset kripto yang diikutinya melalui berbagi media sosial. Alhasil, pertumbuhan anggotanya sangat pesat.

Mengingat jumlah anggota yang terus bertambah, tutur Didid, maka Bappebti akan bertindak tegas untuk menghentikan kegiatan usaha entitas tersebut agar tidak semakin banyak masyarakat yang dirugikan.

Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Aldison menjelaskan modus yang dilakukan entitas-entitas tersebut tidak hanya melalui perdagangan aset kripto, namun juga melalui jual beli aset kripto tertentu. Kegiatan jual beli dilakukan di antara para anggota dengan rayuan akan meningkatnya harga aset kripto tersebut di masa depan.

Selain itu, Bappebti menemukan ada penawaran investasi penambangan aset kripto atau mining menggunakan skema member get member. Keuntungan yang ditawarkan sesuai paket investasi yang dipilih.

Oleh karena itu, Bappebti mengimbau pada masyarakat agar memahami terlebih dahulu terkait mekanisme transaksi, potensi keuntungan, dan risiko yang dihadapi, sebelum memutuskan untuk bertransaksi di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) dan/atau Perdagangan Fisik Aset Kripto (PFAK).

Baca Juga : 5 NEWS: Partai Demokrat “Crypto Adalah Masa Depan Keuangan”, Prediksi Data Pekerjaan Penting

Aldison berujar masyarakat harus memastikan juga legalitas perusahaan, apakah sudah terdaftar di Bappebti atau belum. Kemudian yang terpenting, jangan mudah percaya dengan iming-iming keuntungan besar yang bisa diperoleh dalam waktu singkat. Perlu diingat, kata Aldison, pergerakan di PBK dan/atau PFAK sangat volatile. Artinya, dalam waktu singkat memang dapat mendapatkan keuntungan yang besar, namun potensi kerugiannya pun sangat besar alias high risk, high return.

“Jangan terbujuk jika ada yang menawarkan transaksi di bidang PBK dan/atau PFAK dengan janji bonus atau komisi apabila berhasil merekrut anggota baru sebagai downline, karena di bidang PBK dan/atau PFAK tidak dikenal istilah tersebut,” kata Aldison.

Bappebti menyediakan laman bagi masyarakat untuk memeriksa informasi profil dan legalitas pelaku usaha di bidang PBK sebelum memutuskan untuk bertransaksi. Informasi tersebut dapat diakses melalui situs resmi https://www.ceklegalitas.bappebti.go.id.

Sumber : bisnis.tempo.co

Berlangganan Tabloid Crypto


Cloud Hosting Indonesia