Jokowi Terheran-heran Ada yang Belajar Bitcoin di Universitas Nahdlatul Ulama: Barang Apa Lagi Ini?

oleh -1215 Dilihat
Jokowi Hadiri Harlah Ke 101 NU
Jokowi Terheran-heran Ada yang Belajar Bitcoin di Universitas Nahdlatul Ulama

indodax bitcoin indonesia blotspot dot coms

Tabloid Crypto – Presiden Jokowi mengaku terkejut dengan pembelajaran di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU). Dia menyatakan bahwa dia banyak menyaksikan mahasiswa UNU mempelajari teknologi terbaru, seperti robotik dan kecerdasan buatan.

Saat menghadiri Resepsi Harlah NU ke 101, Jokowi mengatakan hal ini. Selain itu, Jokowi meresmikan kampus UNU Yogyakarta yang baru dibangun di acara tersebut.

Seperti yang dia katakan, penelitian UNU telah menunjukkan kemajuan ke arah pembuatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Baca Juga : Perdagangan Kripto di Indonesia Sulit Bersaing dengan Negara Lain

Saya juga kaget melihat seseorang belajar robotik, waduh, robotik. Setelah membaca tentang Bitcoin, apa lagi barang ini? Ke kiri lagi, Anda akan menemukan informasi tentang investasi, saham, dan reksa dana. Ini benar-benar langkah maju. Selain itu, Jokowi menyatakan dalam sambutan yang disiarkan secara online pada Rabu (31/1/2024), bahwa dia ingin belajar tentang kecerdasan buatan.

Jokowi meminta UNU untuk menjadi penggerak kemajuan pendidikan global, dengan mengatakan bahwa pembelajaran teknologi dan ilmu pengetahuan yang canggih harus menjadi kebanggaan tersendiri dan dapat mencetak intelektual baru di Indonesia.

Jokowi menyatakan bahwa UNU Yogyakarta, sebagai lokomotif kemajuan pendidikan, tidak boleh hanya bangga pada gedungnya. Sebaliknya, ia harus bangga pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologinya, pendidikan unggulnya untuk mencetak intelektual Nahdliyyin yang kompetitif di dunia profesional, dan sukses sebagai entrepreneur.

Dia juga meresmikan pembangunan Mohammed Bin Zayed (MBZ) College for Future Studies (CFS), sebuah kampus kerja sama UNU-pemerintah Uni Emirat Arab.

Sehubungan dengan pembangunan MBZ CFS, Jokowi menceritakan kepada Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) bahwa dia telah melobi langsung pembangunan institusi pendidikan ini sejak 1,5 tahun yang lalu selama pertemuan empat mata.

Pada saat itu, jurusan baru tentang kecerdasan buatan dibuka di Universitas MBZ di Uni Emirat Arab. Jokowi kemudian menyarankan agar program pendidikan seperti itu juga didirikan di Indonesia.

Baca Juga : Menurut Standard Chartered, ETH mungkin meningkat menjadi $4K karena ETF Ethereum

Jadi saya bertemu dengannya 1,5 tahun sebelumnya. Saya berbisik, “Yang Mulia, Indonesia juga ingin,” saat dia mengatakan bahwa Uni Emirat Arab memiliki Universitas MBZ untuk kecerdasan buatan. Jokowi menceritakan, “Apakah memungkinkan untuk dihubungkan Universitas MBZ di UAE dengan yang di Indonesia? Beliau sangat menyambut baik, “Oke nanti kita bantu,” katanya.

Pada awalnya, Jokowi percaya bahwa MBZ hanya ingin membantu dalam transfer pengetahuan. Ternyata MBZ ingin membangun kampus di Indonesia juga. Bersama dengan UNU Yogyakarta, кампus MBZ akan dibangun.

Jokowi kemudian menyatakan di MBZ CFS bahwa ada beasiswa untuk riset di bidang teknologi strategis seperti masa depan masyarakat, bioteknologi, dan kecerdasan buatan. “Saya pikir hanya dibantu masalah perkuliahannya saja, tetapi ternyata juga dibantu sak gedungnya,” katanya. (red/tc)

Berlangganan Tabloid Crypto

Triv Banner jpg

NAGA INTERIOR Banner 1 1 scaled

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *