Singapura akan Menggunakan Uang Blockchain pada Tahun 2024 dan Menggunakan Bitcoin Buatan Sendiri

oleh -78 Dilihat
1649507653 jpg
Ilustrasi Bitcoin

indodax bitcoin indonesia blotspot dot coms
Tabloid Crypto – Singapura tahun depan akan memulai uji coba penggunaan mata uang digital bank sentral (CBDC) untuk transaksi antar-bank.
Pada Kamis, 17 November 2023, Managing Director Monetary Authority of Singapore (bank sentral Singapura), Ravi Menon, membuat pengumuman tentang langkah ini.

Kami akan melakukan eksperimen lebih lanjut tahun depan. Dia menyatakan, “Saya bangga mengumumkan bahwa MAS mulai menguji coba penerbitan CBDC grosir untuk mendukung pembayaran instan antar-bank komersial.”

Khususnya digunakan oleh bank sentral, bank komersial, dan institusi finansial lainnya dalam transaksi antar-bank bernilai tinggi, CCBDC wholesale adalah mata uang digital yang dikeluarkan oleh bank sentral.

Baca Juga : Hasil Survei: 9 Persen Orang Dewasa di Prancis Berinvestasi dalam Mata Uang Kripto

Artinya, mata uang digital Singapura yang akan dirilis tahun depan tidak dapat digunakan untuk transaksi sehari-hari oleh individu atau perusahaan. Sebaliknya, istilah yang digunakan untuk transaksi sehari-hari adalah CBDC retail.

Menon menyatakan bahwa MAS telah melakukan berbagai uji coba dengan bank sentral negara lain dan industri finansial sejak 2016, mengkaji penggunaan CBDC wholesale di buku besar terdistribusi (distributed ledger) untuk memfasilitasi pembayaran dan settlement lintas batas negara.

Projek uji coba Ubin dimulai pada 2016 dengan tujuan mempelajari penggunaan blockchain dan teknologi buku besar digital untuk kliring dan settlement pembayaran serta surat berharga.

Setelah lima tahap uji coba, MAS mengumumkan bahwa proyek Ubin berhasil pada tahun 2021. DBS dan Temasek adalah mitra proyek Ubin.

Pada November tahun lalu, MAS mengumumkan Ubin+, pengembangan konektivitas lintas perbatasan yang memanfaatkan CBDC wholesale dalam kolaborasi dengan mitra internasional. MAS bermitra dengan bank lokal untuk menguji penggunaan CBDC dalam fasilitasi pembayaran domestik.

Nanti, bank akan menerbitkan pasiva dalam bentuk token, yang akan dicatat sebagai klaim dalam neraca keuangan. Istilah “token” mengacu pada aset digital di infrastruktur blockchain.

Baca Juga : CFX Siap Manfaatkan Bonus Demografi untuk Anak Muda Kripto Berminat

Nasabah dapat menggunakan token tersebut untuk bertransaksi dengan pedagang setelah pedagang mengkreditkan token tersebut ke bank mitranya. Saat transaksi dilakukan, CBDC secara otomatis ditransfer ke pedagang.

Menon menyatakan bahwa kliring dan penyelesaian terjadi dalam satu langkah di infrastruktur yang sama, tidak seperti sistem saat ini, di mana mereka terjadi di sistem yang berbeda dan penyelesaian membutuhkan waktu.

Setelah menjabat sebagai CEO MAS sejak 2011, Menon akan pensiun pada 31 Desember 2023. Chia Der Juin akan menjabat sebagai bos bank sentral Singapura. (red/tc)

Berlangganan Tabloid Crypto
535489c6958f1f6618a79c2c9419eaa1 1

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *