Tabloid Crypto – Michael Saylor kembali menjadi sorotan pasar kripto. Perusahaan yang ia pimpin, Strategy (sebelumnya MicroStrategy), dilaporkan menambah 1.142 Bitcoin (BTC) ke dalam neraca keuangannya, meskipun tengah menanggung kerugian kertas (paper loss) sekitar $5 miliar akibat fluktuasi harga Bitcoin.
Langkah agresif ini memperkuat citra Saylor sebagai salah satu pendukung Bitcoin paling vokal di dunia.
Total Kepemilikan BTC Strategy Makin Jumbo
Dengan pembelian terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai ratusan ribu BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia.
Menurut laporan internal perusahaan:
-
Pembelian dilakukan secara bertahap
-
Pendanaan berasal dari kas dan instrumen utang
-
Strategi akumulasi tetap berfokus jangka panjang
Saylor menegaskan bahwa volatilitas jangka pendek bukanlah faktor utama dalam strategi Bitcoin mereka.
Baca Juga :Â China Kembali Perketat Kripto! Larangan Baru Guncang Pasar Aset Digital Global
Kerugian Kertas $5 Miliar Tak Goyahkan Keyakinan
Meski nilai portofolio BTC Strategy sempat turun signifikan, Michael Saylor menilai kerugian tersebut hanya bersifat akuntansi, bukan realisasi kerugian nyata.
Menurutnya:
-
Bitcoin adalah aset jangka panjang
-
Volatilitas adalah “biaya masuk” ke dalam aset terbaik dunia
-
Fundamental Bitcoin tidak berubah
Saylor bahkan menyebut koreksi harga sebagai peluang, bukan ancaman.
Strategi Agresif di Tengah Ketidakpastian Pasar
Langkah ini dilakukan di tengah:
-
Ketidakpastian suku bunga global
-
Fluktuasi pasar kripto
-
Tekanan makroekonomi global
Namun, Strategy justru memilih menambah eksposur BTC, sejalan dengan pandangan bahwa Bitcoin akan menjadi penyimpan nilai utama di era digital.
Sinyal Bullish untuk Pasar Bitcoin?
Aksi beli besar dari Strategy sering dianggap sebagai:
-
Sinyal kepercayaan institusional
-
Validasi narasi Bitcoin jangka panjang
-
Pemicu sentimen positif di kalangan investor
Meski tidak selalu berdampak instan pada harga, keputusan Saylor kerap menjadi referensi bagi pelaku pasar besar lainnya.
Kesimpulan
Pembelian tambahan 1.142 BTC oleh Strategy menunjukkan bahwa Michael Saylor tetap konsisten dengan keyakinannya terhadap Bitcoin, meski harus menanggung kerugian kertas hingga $5 miliar. Di tengah volatilitas dan ketidakpastian global, langkah ini memperkuat narasi bahwa Bitcoin masih dipandang sebagai aset strategis jangka panjang oleh investor institusional besar. (redtc)
Baca Juga :Â Vietnam Siapkan Pajak Kripto 0,1%! Aturan Baru Bisa Ubah Peta Trading Digital Asia Tenggara
FAQ – Michael Saylor & Bitcoin Strategy
1. Mengapa Strategy membeli Bitcoin meski rugi besar?
Karena kerugian tersebut bersifat kertas dan Saylor fokus jangka panjang.
2. Berapa total Bitcoin yang dimiliki Strategy saat ini?
Strategy adalah pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia dengan ratusan ribu BTC.
3. Apakah pembelian ini berdampak langsung ke harga BTC?
Tidak selalu instan, namun meningkatkan sentimen bullish pasar.
4. Dari mana dana pembelian Bitcoin berasal?
Dari kas perusahaan dan penerbitan instrumen utang.
5. Apakah strategi ini berisiko?
Ya, volatilitas tinggi tetap menjadi risiko utama.













Response (1)