Bagaimana Pengaruh Pencucian Uang pada Industri Kripto Dunia?

oleh -84 Dilihat
ilustrasi bitcoin uang kripto 1 169
Ilustras Aset Kripto

nabung crypto currency rekeningku 1
Tabloid Crypto – Industri kripto global baru-baru ini menghadapi masalah pencucian uang. Ini karena Changpeng Zhao (CZ), salah satu pendiri bursa kripto Binance, mengaku bersalah atas tuntutan Departemen Kehakiman AS terkait pelanggaran undang-undang pencucian uang.

Selain itu, masalah serupa juga muncul: Securities and Exchange Commission menuduh bursa kripto berbasis AS lainnya, Kraken. Tuduhan tersebut berkaitan dengan klaim SEC bahwa Kraken berfungsi sebagai dealer, lembaga kliring, dan broker ilegal dan tidak terdaftar yang memfasilitasi perdagangan sekuritas. Bagaimana hal itu akan berdampak pada pasar kripto?

Baca Juga : Ironisnya, “Semua” Aset Kripto Putra Presiden Bank Sentral Hilang Entah Kemana

Robby, Chief Compliance Officer (CCO) Reku dan Ketua Umum Aspakrindo-ABI, mengeluh tentang berita tersebut. Berita ini mungkin memengaruhi keyakinan investor global terhadap aset kripto. Berita tersebut diharapkan dapat mengajarkan masyarakat. Pilih pertukaran yang terdaftar di Bappebti, terutama saat memilih platform.

Robby mengatakan pada Sabtu (25/11/2023), “Terlebih di Indonesia sendiri, pemerintah secara serius mengatur seluruh operasional platform pertukaran kripto yang terdaftar.”

Robby terus mengatakan bahwa beberapa Peraturan Bappebti berisi peraturan tersebut. Beberapa di antaranya adalah Peraturan Bappebti Nomor 13 Tahun 2022 mengenai Perubahan atas Peraturan Bappebti yang mengatur undang-undang Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) dan Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 yang mengatur penerapan Travel Rule.

Robby menjelaskan, “Upaya ini dijalankan untuk mencegah tindakan ilegal dari pelaku perdagangan sekaligus memberikan perlindungan bagi para investor.”

Keanggotaan penuh Indonesia dalam Financial Action Task Force (FATF) meningkatkan upaya pencegahan pencucian uang. Keanggotaan ini meningkatkan kredibilitas penegakan hukum Indonesia dalam menghentikan tindakan ilegal, termasuk pencucian uang. Proses e-KYC (Know Your Customer) yang ketat diterapkan sambil mempertahankan privasi pelanggan, seperti di Reku.

Selain itu, Reku secara teratur melakukan audit eksternal, yang menunjukkan bahwa dana yang tersimpan di Reku jauh lebih besar daripada jumlah transaksi pengguna. Ini menunjukkan bahwa Reku benar-benar menjaga transaksi pengguna dan tidak menyalahgunakannya untuk pencucian uang. Robby berkata, “Jadi diharapkan masyarakat juga tidak menggeneralisasi berita yang ramai ke semua exchanger.”

Pengaruh pada Pasar Kripto

Di sisi lain, Reku Fahmi Almuttaqin, analis kripto, mengatakan bahwa besarnya denda, yang merupakan rekor tertinggi dalam kasus kripto sebelumnya, dapat mengurangi optimisme investor. Karena Binance merupakan salah satu investor institusi terbesar yang berinvestasi dalam sejumlah besar proyek kripto, investor mungkin menganggap berita tersebut sebagai kehilangan peluang bagi pasar kripto.

Fahmi mengatakan, “Jika denda sebesar lebih dari US$ 4 miliar tersebut digunakan untuk investasi pada proyek-proyek kripto yang sedang berkembang, tentu akan berdampak sangat positif terhadap pasar.”

Berita tersebut juga menyebabkan pasar kripto turun. Pada 22 November 2023, Bitcoin turun 3,62% ke $36,107 menurut Coinmarketcap. Dalam 24 jam terakhir, Ethereum juga turun 3,2 persen. Dalam 24 jam terakhir, Dogecoin turun 5,68%, dan BNB turun 13,2%.

Menurut Fahmi, berita tersebut cukup mengakibatkan melemahnya pasar kripto. Pasar kripto mungkin terkoreksi lebih dalam lagi jika hal ini terjadi pada kondisi pasar yang tidak sekuat saat ini. Penurunan harga aset kripto yang cukup kecil dibandingkan dengan jumlah berita yang terjadi menunjukkan kekuatan fundamental pasar kripto yang sangat positif.

Baca Juga : 20 Negara dengan Penggunaan Kripto dan Bitcoin Tertinggi

Secara umum, Fahmi menyatakan bahwa tren positif aliran dana ke pasar kripto melalui instrumen Exchange Traded Product (ETP) telah bertahan selama delapan minggu terakhir. Menurut data Coin Shares, aliran dana sebesar US$ 176 juta terjadi minggu lalu. Ini meningkatkan total aliran tahun ini (ytd) menjadi US$ 1,32 miliar. Ini menunjukkan bahwa kinerja pasar kripto masih berpotensi positif.

Meskipun demikian, kami masih perlu memantau hingga akhir tahun ini. Jika dilihat secara historis, aliran dana (fund flow) mencapai US$ 2,6 miliar pada 2019 lalu, sebelum melonjak ke level US$ 6,6 miliar pada pasar bull pada tahun 2020, kata Fahmi. (red/tc)

Berlangganan Tabloid Crypto
Verifikasi Data Indodax Cara Membuat Wallet dan Deposit di Indodax 6
NAGA INTERIOR Banner 1 1 scaled

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *