OJK Menyebutkan, Meski Nilai Tukar Mata Uang Kripto Menurun, Namun Investor justru Meningkat.

oleh -83 Dilihat
3e8ce8286b9af658ef88df03eddb153a jpg
Ilustrasi OJK

indodax bitcoin indonesia blotspot dot coms
Tabloid Crypto – Pada tanggal 10 September, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan online mengenai penelitian dan kebijakan keuangan OJK untuk hasil bulanan RDK bulan Oktober 2023.

Perekonomian digital atau sektor keuangan mata uang kripto di Indonesia mengalami penurunan perekonomian, kata Hasan Fawzi, CEO ITSK (Pengawasan Teknologi dan Inovasi Sektor Keuangan) Aset Keuangan Digital dan Aset mata uang kripto (IAKD) OJK.

Baca Juga : Inggris Berada di Urutan Ketiga dalam Hal Transaksi Kripto

Namun, meski keuntungan dari pertukaran mata uang kripto dilaporkan mengalami penurunan, jumlah pengguna dan investor semakin meningkat. Menurut data Future Business Institute (Bappebti), jumlah pengguna aset cryptocurrency terus bertambah hingga September 2023. Jumlah investor meningkat dari 11,2 juta pada akhir tahun 2021 menjadi 16,7 juta pada akhir tahun 2022, dan per September 2023, jumlah investor sebanyak 17,91 juta.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa komunitas kami masih tertarik untuk berpartisipasi dan berinvestasi di aset cryptocurrency, jelas Hasan seperti dikutip Antara, Selasa (11 Juli).

“Pada saat yang sama, nilai pasar mata uang kripto mengalami penurunan. Per September 2023, nilai pasar aset mata uang kripto di Indonesia tercatat sebesar Rp 94,4 triliun dengan total pengguna yang berlangganan aset mata uang kripto sebanyak 17,91 juta orang,” dia menambahkan.

Di sisi lain, pasar aset cryptocurrency sedang terpuruk dengan rekor nilainya mencapai Rp 859,4 triliun pada tahun 2021.

Namun pada tahun 2022, nilai pasar aset mata uang kripto mengalami penurunan signifikan menjadi Rp 296,66 triliun, hingga akhirnya turun menjadi Rp 75,81 triliun pada Juli 2023. Hasan mengatakan penurunan pasar mencerminkan meningkatnya persepsi masyarakat terhadap risiko yang dihadapi investor mata uang kripto dalam perdagangan mata uang kripto.

Melihat pertumbuhan aset mata uang kripto dan bisnis terkait mata uang kripto di Indonesia, OJK memperkirakan hal ini akan semakin berkembang di masa depan seiring dengan semakin meningkatnya pengakuan masyarakat terhadap aset mata uang kripto sebagai salah satu alat investasi.

Kemudian menurut penelitian yang dilakukan oleh pelaku pasar internasional, pengembangan aset mata uang kripto pada tahun 2022 lebih fokus pada pasar mata uang kripto dibandingkan kajian kelas aset.

Baca Juga : Reku Mendidik Mahasiswa Tentang Kekuatan dan Risiko Aset Kripto

Lembaga keuangan besar harus mulai menyadari manfaat teknologi blockchain dan kontrak pintar, membuka lebih banyak ruang untuk inovasi dan memberi mereka fitur-fitur baru yang penting untuk penciptaan layanan keuangan di masa depan.

Pasar aset mata uang kripto juga mulai memasuki kondisi matang dimana banyak otoritas pengatur keuangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mulai membentuk fungsi pengaturan dan pengawasan terhadap aktivitas terkait aset mata uang kripto untuk memastikan aset tersebut menjadi aset yang aman bagi seorang investor. (red)

Berlangganan Tabloid Crypto

Verifikasi Data Indodax Cara Membuat Wallet dan Deposit di Indodax 6

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *