MEDIA KOMUNITAS CRYPTO

Home » Pasar Kripto Masih Simpang Siur, Bappebti Ungkap Langkah Bikin Investor Percaya

Pasar Kripto Masih Simpang Siur, Bappebti Ungkap Langkah Bikin Investor Percaya

Ilustrasi Kripto

Ilustrasi Kripto


Crypto News –  Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) merespons anjoknya harga aset kripto saat ini. Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti Tirta Karma Senjaya menjelaskan kondisi pasar kripto saat ini masih simpang siur.

“Kondisi pasar kripto masih simpang siur prediksinya,” ujar Tirta saat dihubungi pada Rabu, 16 November 2022.

Namun, lanjutnya, di luar dari itu Bappebti telah menerbitkan Peraturan Bappebti Nomor 13 Tahun 2022 perubatah atas Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021. Tujuannya meningkatkan syarat bagi para pedagang untuk mengamankan investor yang bertransaksi kripto di dalam negeri.

Baca Juga : FTX Bangkrut, Bos Indodax Minta Bappebti Audit Total Seluruh Bursa Kripto di RI

Regulasi tersebut, kata Tirta, bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan investor untuk tetap berminat investasi kripto. “Regulasi selalu di-update dan pedagang di dalam negeri ini sudah menerapkan sistem keamanan, penyimpanan aset, dana, dan transaksi sesuai peraturan yang berlaku,” ucap Tirta.

Tirta juga menanggapi kebangkrutan yang terjadi terhadap bursa kripto terbesar kedua di dunia FTX. Dia mengungkap penyebab terjadinya kebangkrutan FTX. “Bangkrutnya FTX karena kesalahan dalam investasi,” tutur dia.

Untuk pedagang yang berizin di Bappebti, kata Tirta, selalu diawasi dan melaporkan keuangannya secara periodik setiap bulan. Tujuannya agar terpantau selalu equitas-nya, dananya, dan asetnya.

Adapun efek dari kebangkrutan FTX, Tirta berujar, tidak terjadi secara langsung di pasar kripto Indonesia. “(Harga kripto yang anjlok) karena pasar sudah lesu dari sebelumnya,” kata Tirta.

Sementara, praktisi investasi Desmond Wira membeberkan dampak dari kebangkrutan bursa kripto FTX. Salah satu dampaknya adalah adanya penarikan besar-besaran di platform bursa kripto global yang berkantor di Singapura, crypto.com.

“(Dampaknya) penurunan kepercayaan investor kripto dunia tentu saja menular ke Indonesia,” ujar dia kepada Tempo pada Selasa, 15 November 2022.

Menurut dia, dengan kasus scam dan fraud yang bertubi-tubi menimpa perusahaan kripto yang ukurannya tidak kecil tentu saja investor berpikir ulang mau masuk kripto. Ditambah lagi penurunan harga kripto yang cukup tajam.

Baca Juga : Kehancuran Kripto Gak Nyampe Indonesia, Ini Buktinya

“Siapa yang berani masuk pasar kripto dengan kondisi seperti ini?” ucap Desmond.

Boleh dibilang, kata Desmond,terjadi penurunan kepercayaan dari investor kripto, akibat rentetan kasus di dunia kripto mulai dari Celcius, Voyager, 3AC, Luna sampai FTX. Selain itu ada kabar bahwa aset crypto.com berisi shitcoin SHIB hampir 20 persen dari total aset.“Hal ini juga menjadi sentimen negatif tambahan,” kata Desmond.

Sumber : tempo.co

Berlangganan Tabloid Crypto


Email Hosting