Apa Itu Crypto?

oleh -208 Dilihat
mengenal crypto

bannerbudi 9

Tabloid Crypto – Selama beberapa tahun terakhir, popularitas cryptocurrency, seperti Bitcoin dan Ethereum, telah meningkat. Akademi Crypto akan menjelaskan definisi crypto, cara kerjanya, potensinya, dan apa yang membuatnya menarik sebagai aset investasi dalam artikel ini untuk mereka yang ingin mengetahui lebih jauh tentang investasi crypto atau hanya ingin mengenal dunia mata uang digital ini.

Apa Itu Crypto?

Dengan menggunakan kriptografi, cryptocurrency adalah mata uang digital yang terdesentralisasi. Aset kripto dapat ditransfer dan digunakan dengan bebas, tidak seperti mata uang fiat seperti rupiah atau dolar AS yang diatur oleh Bank Sentral. Jadi, crypto memungkinkan Anda menyimpan, mengirim, dan menerima aset Anda sendiri.

Crypto sendiri berasal dari kriptografi, sebuah metode untuk menyembunyikan data menggunakan algoritma matematika. Kriptografi memastikan keamanan transaksi dan identitas penerima dan pengirim aset crypto.

Selain itu, teknologi cryptocurrency memastikan bahwa transaksi tidak dapat diubah, melindungi pengguna dari pembelanjaan berulang atau kemungkinan aset digunakan untuk lebih dari satu transaksi.

Baca Juga : Kenapa Kripto Bisa Jadi Aset Investasi?

Apa Itu Blockchain?

Blockchain, teknologi yang digunakan crypto, adalah database yang tidak dapat diganti atau diubah. Anda hanya dapat menambahkan data ke database, tetapi Anda tidak dapat menghapus atau mengubahnya di masa mendatang.

Masing-masing dikelompokkan ke dalam struktur yang disebut “blok”, yang kemudian dihubungkan dengan blok sebelumnya. Jika seseorang mencoba untuk menipu, mengubah, atau mengubah transaksi sebelumnya, itu akan sangat mudah ditemukan. Hal ini disebabkan hash, sidik jari digital yang menghubungkan blok-blok tersebut.

blockchain”>Nama sistem database ini berasal dari fakta bahwa setiap blok terhubung seperti rantai. Tidak ada yang dapat mengubah sejarah transaksi di blockchain.

Teknologi blockchain

ilustrasi dari semua transaksi Bitcoin yang terkumpul dalam satu blok.

sistem blockchain

Blockchain terdiri dari banyak blok yang terhubung satu sama lain dengan trannsaksi.

Kenapa Crypto Sangat Penting?

Dari kerang laut hingga manik-manik, dari emas hingga uang kertas, bentuk uang terus berubah. Kita sekarang berada di era digital, dan sekarang adalah saatnya untuk menggunakan uang digital dengan fitur yang lebih canggih lagi. Untuk beberapa alasan, keberadaan aset crypto sangat penting:

Tanpa Perantara

transaksi crypto langsung tanpa perantara
Aset kripto seperti bitcoin dapat ditrasaksikan kapan saja, ke mana saja tanpa perantara.

Crypto memungkinkan Anda bertransaksi secara langsung dari pengirim ke penerima tanpa menggunakan perantara. Setiap transaksi hanya dilakukan oleh pengirim ke penerima, dan dapat dilakukan secara langsung dari wallet masing-masing pengguna.

Metode Pembayaran Cepat dan Murah

Jika Anda mengirimkan aset kripto ke orang di mana pun di dunia, aset tersebut akan tiba dalam beberapa detik dan diselesaikan segera. Ini disebabkan oleh fakta bahwa mata uang kripto dapat digunakan di seluruh dunia tanpa hambatan geografis.

Menjaga sensor

Karena cryptocurrency dibangun dengan jaringan yang terdesentralisasi dengan miner dan validator yang tersebar di seluruh dunia, tidak ada yang dapat melacak atau menghentikan transaksi aset crypto.

Aman

Dengan sistem yang terdesentralisasi, meretas aset kripto hampir tidak mungkin. Menguasai 51% komputer miner atau validator adalah syarat untuk memanipulasi data blockchain, yang hampir tidak mungkin.

Baca Juga : Apa Crypto Fear and Greed Index?

Apa Jenis Cryptocurrency?

Native Coin

Native coin adalah aset digital atau koin yang dibuat bersamaan dengan penciptaan blockchain itu sendiri. Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) adalah contoh native coin dari blockchain Bitcoin.

Pada umumnya, untuk meningkatkan jumlah mata uang asli yang beredar, mata uang asli harus “ditambang”, seperti halnya komoditas logam. Dalam dunia crypto, mining adalah proses memvalidasi, memproses, dan mengamankan transaksi secara terdesentralisasi.

“Penambang” yang berhasil menyelesaikan prosedur tersebut akan diberi hadiah berupa mata uang asli dari sistem blockchain tersebut. Dengan cara yang sama seperti miner Bitcoin, mereka akan menerima imbalan BTC baru setelah berhasil memvalidasi blok dan menambahkannya ke blockchain.

Nilai suatu koin didasarkan pada supply dan demand. Jika jumlah orang yang menggunakannya (misalnya untuk investasi atau sebagai alat pertukaran nilai) lebih banyak daripada jumlah yang tersedia di pasar, nilainya akan naik.

Sebaliknya, nilai koin akan menurun jika jumlah penjualan koin lebih besar daripada jumlah pembeli.

Semua transaksi di atas blockchain memerlukan biaya mata uang asli yang dibayarkan kepada miner. Misalnya, jika Anda ingin mengirim BTC di atas blockchain Bitcoin, Anda harus membayar biaya BTC kepada miner. Dengan demikian, miner tidak hanya akan menerima BTC baru setelah memvalidasi blok, tetapi juga akan menerima biaya transaksi yang dibayarkan oleh pengguna.

Token

Di dunia crypto, ada beberapa blockchain yang memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi (smart contract) dan token baru (aset digital). Salah satu blockchain yang paling banyak digunakan untuk mengembangkan token dan aplikasi adalah Ethereum.

Token adalah mata uang kripto yang diterbitkan dengan “menumpang” ke proyek di platform blockchain lain, seperti Ethereum. Ia diterbitkan dengan tujuan tertentu, dan pengembang token dapat mengontrol jumlah yang diterbitkan.

Token berbeda dengan Bitcoin, yang merupakan mata uang. Token bisa menjadi bentuk digital dari surat berharga, representasi saham, atau akses ke fungsi. Mereka juga bisa memberi pemiliknya wewenang untuk mengelola proyek tertentu. AAVE, SUSHI, COMP, dan CAKE adalah beberapa contoh token.

Apa Tujuan Cryptocurrency?

jenis-jenis crypto

Aset kripto, seperti mata uang, dapat digunakan untuk membeli dan menjual barang. Namun, saat ini aset crypto termasuk dalam kategori komoditas, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alat tukar resmi untuk membeli dan menjual barang di Indonesia.

Karena nilai cryptocurrency terus meningkat seiring dengan jumlah penggunanya, aset crypto memiliki potensi investasi yang sangat besar. Berikut adalah beberapa cara aset digital ini dapat digunakan.

Investasi

Anda dapat berinvestasi dalam aset kripto. Namun, sebelum melakukan investasi, Anda harus mempelajari unsur-unsur dasar aset, seperti tujuan pembuatan aset, teknologi yang digunakan, dan tim yang bertanggung jawab untuk pembuatan aset.

Beberapa investor percaya bahwa dasar-dasar aset crypto akan menyimpannya (HODL) untuk waktu yang lama. Cara termudah bagi pemula untuk berinvestasi adalah dengan membeli dan mengumpulkan aset crypto sedikit demi sedikit melalui metode yang dikenal sebagai perhitungan biaya dolar.

Trading

Untuk melakukan trading, banyak pengguna aset kripto memanfaatkan volatilitas nilai aset. Ini berarti mereka mencari keuntungan dari aset kripto dalam jangka waktu pendek. Trader biasanya membeli aset kripto dengan harga rendah dan kemudian menjualnya ketika harganya naik.

Seorang trader harus menggunakan analisis teknis untuk melihat riwayat harga, grafik, dan alat informasi lainnya untuk memprediksi pergerakan harga. Karena harga setiap aset kripto sangat berubah-ubah, trading aset kripto bukan hanya dapat menguntungkan tetapi juga memiliki risiko tinggi.

Tidak seperti perdagangan saham atau valas, perdagangan aset kripto berjalan 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Untuk menguasai perdagangan aset crypto, disiplin dan jam terbang tinggi diperlukan.

Sumber Pendapatan Pasif

Selain berinvestasi dan trading, ada banyak cara lain untuk mendapatkan penghasilan pasif dengan aset kripto. Beberapa di antaranya adalah:

1. Mining (Menambang)

Menggunakan kekuatan komputer untuk mengamankan jaringan mata uang kripto seperti bitcoin disebut mining. Penambang akan mendapatkan bitcoin baru sebagai imbalan. Setiap penambang harus bersaing satu sama lain untuk membuat blok dengan menyelesaikan algoritma matematika.

Penambangan bitcoin saat ini semakin kompetitif, jadi Anda membutuhkan mesin khusus yang disebut ASIC untuk melakukannya. Meskipun penambangan biasanya dilakukan dalam skala besar, Anda juga dapat bergabung dengan penambang yang ada di mining pool sebagai individu.

Baca Juga : Dalam Trading Kripto, Apa Arti dari Maker Dan Taker Fee?

2. Staking

Jika mata uang kripto Anda memungkinkan untuk staking, Anda dapat menyimpan aset untuk mendapatkan imbalan dengan melakukan investasi aset kripto. Menabung untuk mendapatkan bunga pada rekening bank adalah hal yang sama dengan staking.

3. Memberikan Pinjaman

Dengan meminjamkan aset kripto Anda ke dalam program pinjaman peer-to-peer, Anda dapat memperoleh bunga. Suku bunga dapat berupa suku bunga pasar saat ini atau suku bunga tetap.

4. Program untuk afiliasi/refferal

Dengan bergabung dengan program mereka, beberapa perusahaan dan pertukaran mata uang kripto menawarkan program afiliasi atau referal yang dapat membantu Anda menghasilkan lebih banyak mata uang kripto. (red/tc)

Berlangganan Tabloid Crypto

DEX LOGO BLUE HD

NAGA INTERIOR Banner 1 1 scaled

Tentang Penulis: Tabloid Crypto

MEDIA ONLINE KOMUNITAS CRYPTO

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *